Menanggapi permintaan saudara HERBUD di halaman salam/ucapan (masih gondrong ndak ya ?), maka dibukalah kategori baru yang bernama hobi. Bisa diisi bunga, kucing, ikan, burung (burung yang berkicau lo ya…) atau hobi-hobi yang lain oke-oke saja.
Kebetulan Nyonya MOHAB suka pelihara burung ee….. bunga, tapi ini sekedarnya lo …..
BUNGA KASTUBA
bahasa bulenya Euphorbia pulcherrima biasa disebut juga Poinsettia pulcherrima, yang menarik dari bunga ini adalah daunnya yang mengalami perubahan bentuk dan warnanya menyerupai bunga. Tatkala masih muda, daun kastuba berwarna merah menyala, kemudian menjadi hijau setelah memasuki masa tua. Daun kastuba mengandung saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, pati dan asam formlat. Oleh karena itu, daunnya dapat digunakan sebagai tonikum dan untuk mengobati luka. Batangnya yang mengeluarkan getah juga dipakai untuk menyembuhkan luka baru. Selain itu, kastuba juga dapat digunakan sebagai obat disentri, penyakit paru-paru (TBC), melancarkan haid, dan memperbanyak air susu ibu (ASI).
Kastuba dapat dikembangbiakkan dengan stek. Pertama-tama, dipilih cabang yang tua dengan diameter sekurang-kurangnya 1 cm. Cabang dipotong sepanjang 15 cm. Setiap potongan memiliki 3 – 4 mata tunas. Cara memotong, sebaiknya bidang potongan miring pada jarak 1 cm dari titik tumbuh teratas ataupun terbawah. Potongan stek kemudian direndam dalam larutan yang mengandung ZPT, kemudian ditanam di polybag dalam media tanah campur pasir dengan perbandingan 1 : 1. Akar akan tumbuh sekitar 10-12 minggu, setelah itu baru ditanam dalam pot-pot kecil.
Kastuba sangat membutuhkan suasana gelap agar bisa berkembang secara optimal, bisa berkisar antara 12 – 14 jam sehari (nah ini bagian tersulitnya, kalo bisa gelap gulita tanpa cahaya).
BUNGA WIJAYA KUSUMA
Wijayakusuma (Epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophita, bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Bunga wijayakusuma hanya merekah beberapa saat saja dan tidak semua tanaman wijayakusuma dapat berbunga dengan mudah, tergantung dari iklim, kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Wijayakusuma dapat tumbuh baik ditempat yang tidak terlalu panas.
Jika akan ditanam dalam pot, sebaiknya ia diberi media tanam campuran lumut Sphagnum, hancuran batang paku tiang, dan pasir bersih sedikit, seperti yang dipakai untuk menanam anggrek.
Bibit dapat diperoleh dengan memotong cabangnya sebagai stek. Cabang yang pipih seperti daun berdaging tebal dan hijau itu dipotong sependek 15 cm, dan perlu ditunaskan dulu, tetapi tidak boleh di tempat yang lembap. Lagi pula perlu diangin-anginkan dulu di tempat teduh selama beberapa hari supaya kering lukanya. Barulah ditancapkan dengan pangkalnya terbenam hanya sedalam 2 cm (kalau terlalu dalam akan busuk). Sebelumnya lagi, pangkal stek ini perlu ditutulkan ke dalam serbuk belerang dulu, untuk mencegah bakteri pembusukan.
Sesudah berakar, yang dapat dilihat tandanya berupa tunas cabang yang muncul segar, stek dipindah ke dalam pot berisi media tanam anggrek. Ia hidup senang kalau akarnya berdesak-desakan. Jadi pot yang dipilih untuknya sebaiknya yang kecil. Pot berisi akar ini perlu diberi kesempatan mengering dulu, sebelum disirami air berikutnya. Harus ada masa kering yang cukup di antara saat-saat penyiraman itu. Kalau tidak, akar akan busuk. Karena asalnya dari hutan belantara tropis yang teduh di Amerika Selatan, ia pun minta lingkungan yang ternaungi dari sengatan matahari terik. Ketika masih kecil, tanaman boleh saja dibiarkan hidup tegak tanpa sesuatu penopang. Tetapi kalau sudah besar, dan batangnya makin berat, ia perlu diberi perkuatan. Misalnya, potnya dimasukkan ke dalam guci keramik yang lebih besar. Atau didekatkan pada terali, tiang pergola, atau tembok. Kalau tidak, batangnya yang berat akan patah pangkalnya.
Berbunganya setahun sekali pada musim hujan. Jadi menjelang musim bunga itu tanaman sebaiknya diberi pupuk seperti yang dipakai untuk anggrek, agar rajin berbunga. Meskipun berbunganya pada waktu malam, tanaman perlu diberi cahaya matahari ekstra pada siang harinya, agar lebih giat berfotosintesis, untuk merangsang pembukaan kuncup bunga. Di luar musim bunga, ia mogok. Jadi percuma diberi pupuk dan obat perangsang yang lain.
Ini hanya berdasarkan membaca lho mas HERBUD, belum praktek. Belum ada tempat soalnya, alias masih numpang mbah putri.

gimana caranya mau ngisi kategori hobi, login ae ndak punya
( buat mas herbud, denger2 kamboja hitam itu asli dari indonesia, baru orang jogja yang mengembangkan adenium jenis ini. Ini denger2 juga satu sambungan Kamboja hitam mintanya 100 rebu.
to Mohab, Ga nemu kan link info soal kamboja hitam
) soale sek anyar bos.
@haryadi
loh? sampean lak duwe akun wordpress seeh … mosok nggak iso login?
lha iyo wong wis dikei akun dewe kok gak iso mlebu kui piye to ?
Iya Dul..gmn cara ngisi artikel?
Saran Nih….
Gimana Kalo Momen Komentar di semua halaman dijadikan satu aja di Salam / Ucapan……,
jadi gak harus buka satu-satu halaman….
Ok. PAk Moderator…
Wah artikelnya bagus mas,aku juga punya tuh wijayakusuma tapi belum mau berbunga,,
bunga ini sangat bagus….
saya pernah membaca dongeng tentang bunga ini, katanya kalau bunga ini berbunga pada bulan purnama akan lebih harum dan sangat cantik…
apa benar ya?
terimakasih…